Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Mengapa Saya?

Sore ini mendengarkan sebuah tulisan dari ustadz Cahyadi saat dibacakan oleh saudariku.. Memberi hikmah dan inspirasi.. Ini yang teringat: Ada seorang petenis kulit hitam bernama Arthur Ashe. Sang Juara Wimbledon. Pada suatu tahun (lupa tahunnya) ia terkena serangan jantung dan mengharuskannya operasi. Setelah opersai bukannya sembuh, tetapi ia malah terinfeksi HIV melalui tranfusi darah yang diterimanya. Suatu ketika ia mendapat surat dari penggemarnya, "mengapa Tuhan memilihmu menderita penyakit itu?" Ia menjawab, "di dunia ini ada 50 juta anak ingin bermain tenis, 5 juta orang bisa bermain tenis, 500ribu orang belajar menjadi pemain profesional, 50ribu bertanding di arena, 5ribu mencapai turnamen, 50 orang sampai ke wimbledon, 4 orang bermain di semifinal, 2 orang bertanding di final" Saat Ashe mengangkat trofi wimbledon, ia berujar, "saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan: Mengapa Saya? Jadi ketika saya sakit, tidak seharusnya juga saya bertan

Terapi Hati @Ujung Negoro

menghapus jejak mengukir kembali senyum  jazakillah untuk saudari-saudariku...

Belajar dari Shahabiyah __#part 1

Kami Berbaiat kepada Nabi Kita menyaksikan sejarah keterlibatan Ummu Imarah binti Ka'ab, seorang perempuan Banu mazin, dan Asma' binti Amr bin Adi, perempuan dari Bani Salamah, dalam baiat Aqabah kedua bersama 73 kaum laki-laki. Bai'at Aqabah kedua terjadi pada malam hari di lembah Aqabah, berisi janji setia 75 sahabat Yastrib kepada Rasul saw. Mereka berjanji untuksenantiasa mendengar dan taat, berinfaq di waktu sempit maupun lapang, untuk senantiasa melakukan amar ma'ruf nahi munkar, untuk berjihad di jalan Allah dan tidak takut celaan orang yang mencela, serta senantiasa membela Nabi saw. Dalam kitab manhaj Haraki, baiah ini merupakan persiapan pembentukan negara. Setelah itu, kita juga mendapatkan kisah perempuan-perempuan mu'minat berbaiat kepada Rasul saw sesuai dengan perintah Allah Ta'ala: "Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia (baiat) bahwa mereka tidak akan mempersekutukan se

Masa itu Telah Datang Lagi

Begitu cepat waktu telah berlalu dan kini sebentar lagi akan tiba di penghujungnya bukan hanya akan menjadi sebuah akhir tapi akan menjadi awal babak-babak baru Dan ini tidaklah mudah sebuah bukti kepahaman seseorang untuk bergerak butuh keikhlasan untuk menerima dan memberi jalan yang akan menentukan dalam beramal, sebuah usaha kesungguhan perjuangan yang pastinya akan butuh pengorbanan luar biasa saat dimana ketaatan dan keteguhan kan tampak memberikan totalitas dalam berjuang mengikatkan hati atas dasar ukhuwah tsiqoh atas apa yang kan diputuskan demi cita menggapai ridhoNya Tapi masa itu... entah bagaimana selalu menyisakan sesuatu Luka Sedih Air mata selalu..dan selalu.. menyesakkan dada memutar kembali memori-memori yang tersimpan dengan tokoh lama ataupun dengan tokoh baru\ tak berbeda... Dan masa itu telah hadir kembali di pelupuk mata Tangan-tangan ini serasa takut meraih Hati ini masih terlalu merasakan tak bisa mengabaikan Tuhan,, Lapangkan

LANTUNAN HATI

Mengarungi samudera kehidupan Kita ibarat para pengembara Hidup ini adalah perjuangan Setiap orang pasti punya prosesnya masing-masing. Telah terlampaui masa hijrah itu bagiku. Aku yang menganggapnya begitu. Masa beberapa tahun lalu. Bukan sebuah hal yang mulus atau pun berjalan dengan mudah. Cobaan-cobaan yang datang berusaha menggoyahkan iman, berusaha menjatuhkan ku mendaki gunung komitmen itu. Yang terberat datang dari orang-orang dekat, orang-orang yang sangat dicintai. Mengoyak hati. Perjalanan yang panjang, berliku, dengan duri-duri tajam nya itu ku tapaki. Yang aku pun tak tahu perjalanan ini sudah sampai di halte yang ke berapa. Yang ku tahu, ku jalani karena hati ini yang menuntunnya. Ku lakukan, karena itu dipercayakan kepadaku. Ku perkuat bahwa semuanya untukNya. Sudah menjadi pilihanku, menjadi langkahku. Ini langkahku...  yang kan ku ayuh walaupun payah...  tak akan jera Ini langkahku...  kan trus melaju setegar karang...  bangkitkan jihad Jatuh bangun,, air

Impian..[Kan terus terasa Indah]

Merangkai mimpi... Setiap orang pasti pernah melakukannya kan.. Jadi teringat dahulu ketika masih anak-anak. Ketika ditanya,"nanti kalau udah besar mau jadi apa?" Dan ku jawab, "mau jadi dokter".. Sambil membayangkan memakai baju putih, stetoskop terkalung di leher, sedang memeriksa pasien. hmm.. :) Seiring berjalannya waktu, cita-cita kadang silih berganti karena teman dan lingkungan. Walaupun begitu dokter masih menjadi angan-angan yang menyenangkan. Allah ternyata punya kehendak lain. Angan-angan itu tak akan mungkin kesampaian. Namun, Allah mengirimkan impian yang lain. Yang mungkin itu yang terbaik. Mimpi besar ku: 1. Mendirikan sekolah yang 'keren' buat anak-anak tidak mampu dan anak-anak jalanan. Jalan bagi mereka menggapai mimpi mereka, tuk menjadi lebih baik. 2. Menjadi menteri pendidikan..  semoga Allah mengabulkan.. Amin Inginku,, impian ku tidak hanya milikku. Dan bukan sebuah egoisme sendiri akan mimpi itu. Tapi mimpi ini semoga

Yakinlah Kau Bisa!

Ombak pasti akan selalu ada di samudra kehidupan. Entah itu hanya riak-riak kecil hingga gelombang yang besar. Pastilah tak ada laut yang begitu tenangnya. Jika itu memang benar ada, bukankah akan terasa aneh dan terkesan mengerikan? Cobaan demi cobaan pasti silih berganti mewarnai bingkai kehidupan. Di setiap potret nya mungkin kan selalu menunggu rintangan yang menghadang. Rintangan yang nyata berada di depan mata atau rintangan yang tak terlihat bahkan tak terbesit. Lalu akan ada pilihan, kau akan melompatinya atau menghancurkannya? Saat dihadapkan dengan berbagi pilihan, saat memutuskan menapaki pilihan itu, tak ayal langkah kita terhenti atas pertanyaan-pertanyaan, "bisakah aku melakukannya? bisakah aku melampauinya?' Tersudutkan kemampuan dan kualitas diri. Mungkin kita hanya perlu menutup mata. Berjalan tanpa mengindahkan apapun. Walaupun ada beban berat di punggung, tetap berusaha untuk terus berjalan. Tetap melangkah walau terasa menyakitkan. Tak menghiraukan a

Saat Dakwah itu Menyentuh Hati

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang telah membukakan pintu hati, yang telah memberikan kesempatan untuk berubah, yang telah memberikan hidayah kepada hambaNya. Perjalanan ini mungkin belum dimulai jika lisan tak membalas sapaannya, jika tangan tak menyambut uluran tangannya jika hati tak tersentuh olehnya, maka yang ada hanyalah ilusi Karena dakwah lah aku berada disini Cinta, ukhuwah, kepercayaan, dan doa yang mengantarkanku Banyak hal yang sudah terlalui Orang-orang pun jadi silih berganti Namun tak menghilangkan apa yang membekas di hati Bersyukur karena menemukan mereka Bersyukur karena ditemukan mereka Bersyukur karena dapat mengenal dan berjuang bersama mereka Dakwah ini memang bukanlah hal yang mudah Rintangan, duri-duri tajam akan senantiasa mengiringi perjalanan Doa untuk istiqomah di jalan ini senantiasa teriring Walau tak bisa dipungkiri, pertanyaan terkadang mengusik pikiran Apakah benar yang ku lakukan ini adalah dakwah? Sudahkah? Atau ha

Tentang Masa Depan

waktu kian berputar silih berganti dulu seperti itu lalu menjadi seperti ini sekarang pun juga kan berlalu tak tahu di titik mana perjalanan ini tak tahu di titik mana akhir ini aku bertemu engkau, dia, dan mereka berjalan bersama merangkai indah mimpi saling mengaitkan jemari meneguhkan asa dan janji pun telah ter-ikrar untuk Nya aku adalah aku aku bukan aku yang dulu hidupku kan tetap menjadi milikku pilihanku...

Perjalanan Mencari Inspirasi

@ Curug 7 Bidadari _berharap membaca legenda, tapi tak ku dapati_ coba di itung berapa curug nya? he jalan yang lain _di akhir perjalanan_ merenungi banyak hal mencari inspirasi tanpa batas

Mawar Putih

Secara alami, mawar putih hadir untuk melambangkan sebuah kemurnian, kepolosan, dan kerahasiaan.  Awal tradisi mawar putih digunakan sebagai simbol cinta sejati, sebuah asosiasi yang kemudian menjadi ciri khas mawar merah. Namun, meskipun demikian mawar putih tetap terus bertahan dan mempertahankan simbolisme kemurnian mawar. Mawar putih sekarang digunakan untuk mengungkapkan sejumlah sentimen yang berbeda.  Mawar putih juga dikenal sebagai bunga pengantin, mawar putih adalah bunga pernikahan tradisional. Dalam hal ini, bunga mawar putih adalah representasi dari persatuan, kebajikan, dan kemurnian dari ikatan baru dari cinta. Mawar putih juga merupakan simbol untuk cinta muda, yang semakin memperkuat asosiasi, dan membuat mereka sangat cocok untuk pernikahan.  Buket mawar putih telah menjadi tradisi sejak pernikahan Ratu Victoria di tahun 1840. Mawar putih adalah “ratu” dari buket bunga pengantin.  Pengantin wanita yang membawa mawar putih bermakna ia berusaha meyakinkan pasa

SEBUAH KEBETULAN

Kebetulan... Tanpa disengaja aku bertemu dengan seseorang, menemukan sesuatu dan melakukan sesuatu tanpa diduga, tidak pernah kurencanakan. Kebetulan! Kebetulan adalah suatu kejadian yang tidak disegaja, tidak diduga dan tidak direncanakan kejadiannya. Dari sini akan muncul berbagai reaksi/respon individu, karena kebetulan itu sendiri adalah aksi/stimulus mono yang menghasilkan multiple respon. Suatu proses kebetulan (stimulus) yang sama akan menghasilkan respon yang berbeda pada tiap-tiap individu. Bahkan pada individu yang sama, ruang dan waktu (factor environments) turut mempengaruhi respon yang dihasilkan. Seringkali dikatakan bahwa kebetulan itu tidak disadari kejadiannya. Sehingga menjadi wajar apabila individu yang mengalami kebetulan ini, reaksi pertama yang terjadi adalah kaget (terkejut). Pertanyaannya sekarang, apakah kebetulan itu berasal dari alam tak sadar manusia? Karena manusia tidak menyadari akan kejadian yang terjadi, tiba-tiba saja terjadi. Menurut Sigmund Freu

Tempat yang Ingin Ku Tinggali [Kelak]

Pegunungan yang hijau Udara yang menyejukkan kalbu Hawa dingin yang menentramkan Kabut yang mungkin silih berganti Tapi tak kan selamanya menutupi keindahannya Ingin ku bisa melihat hamparan bunga dengan segala warna-warninya           Dan rumahku.. Rumah kayu yang indah, sederhana, dan nyaman Cahaya matahari akan dengan mudahnya mengisi setiap sudut rumah dari kisi jendela dan kaca Setiap hari, saat membuka mata Udara sejuk akan mengisi setiap rongga dada Kicauan burung terdengar bersaut-sautan dan suara gemericik air tak kalah ikut dalam melantunkan senandung alam Di sinilah kelak, ingin ku mendapat berbagai inspirasi, mengabdi, mendidik, memberikan cinta, mencoba berbuat lebih, dan tentunya mensyukuri setiap nikmat yang diberikan oleh Nya...,

Dan Jilbab Ini Adalah....

Siang ini di sebuah mushala kampus, aku mendengar hal-hal yang membuat ku tertegun. Masih di tempat wudhu putri, di dekat ku ada dua orang cewek, yang satu berjilbab dan yang satunya tidak. Bukan menguping, tapi ini terdengar begitu saja oleh ku karena jarak kami yang dekat. Aku akan menceritakan apa yang ku dengar. Cewek A (tidak berjilbab): "katanya aku cantik kalau pake jilbab" Cewek B (berjilbab): "biasanya emang kalau yang berjilbab terlihat lebih cantik. Cowok-cowok sekarang juga nyarinya yang pake jilbab..." Cewek A: "iya.. sekarang kan udah banyak jilbab yang modis n cantik-cantik." Cewek B: "he em.. pernah ketika ditanya soal jilbab, Bu dhe ku malah pernah bilang gini: 'Bu dhe pake jilbabnya ntar kalau Pak dhe mu udah g ada'' Cewek A: " Haa??" Cewek B: " iya, soalnya pak dhe ku itu 'nakal'" Hanya sebatas itu yang ku dengar karena kaki ku segera ku langkahkan untuk shalat. Walaupun

TENTANG UKHUWAH

Teringat seorang saudara yang pernah berujar, " Kalau kemarin bersama keluarga asli, sekarang dengan keluarga apa ya..... keluarga yang dipertemukan oleh ikatan ukhuwah islamiyah." ( sambil tersenyum) Ukhuwah=persaudaraan... Ukhuwah islamiyah=persaudaraan yang didasarkan pada aqidah islam. Insya allah akan lebih indah dibanding persaudaraan yang lainnya. Ukhuwah yang dijalin dengan saudara sesama muslim akan semakin indah bila diiringi dengan saling memahami, saling berbagi, saling menanggung, hingga sampai mengutamakan saudaranya dibanding diri sendiri. Ukhuwah yang terjalin saat berjalan bersama di jalanNya, saling meneguhkan untuk tetap istiqomah. Ketika banyak masalah yang menghadang, saat diri terasa terhimpit dengan banyak persoalan, saat air mata ingin tertumpah, saudara kita ada disana untuk saling menguatkan. Rasa sedih saat tak lagi bersama dalam satu lingkaran itu memang ada. Namun, yang namanya saudara tetap akan menjadi saudara kan. Ukhuwah akan

INDAHNYA BERBAGI...,

22 Juli 2012, hari kedua ramadhan tahun ini.. BEM KM Unnes menyelenggarakan Buka Bersama anak-anak jalanan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Gratama. Pengalaman pertama yang belum pernah dialami sebelumnya. Saat baru saja tiba di tempat itu, bener-bener merasa berbeda dari apa yang ku bayangkan sebelumnya. Awalnya, dalam pikiran ini tergambar suasana rumah yang ramai dengan anak-anak jalanan. Ternyata berbeda 360 derajat. Rumah itu kosong, tak ada penghuninya. Bahkan pengurus pun tak kami jumpai. Usut punya usut ternyata rumah itu memang sudah tidak dihuni lagi. Rumah itu akan dipakai bila ada kegiatan-kegiatan disana dengan mendatangkan anak-anak jalanan.  Sesampai disana, panitia harus membersihkan rumah tersebut karena kondisinya yang kotor dan banyak sarang laba-laba. Jempol lah buat semua panitia yang semangat dalam mempersiapkan acara ini. Tiga puluh menit menanti, akhirnya anak-anak jalanan datang juga. Senyum dan tawa riang mereka mengisi ruang tengah RPSA.

Memaknai Ramadhan

" Apakah arti puasa Puasa tidak makan Puasa tidak minum Sejak subuh sampai maghrib" Masih ingatkah lirik lagu itu kawan? Lagu anak-anak yang dinyanyikan oleh Tasya beberapa tahun yang lalu.. Puasa memang diidentikkan dengan bulan Ramadhan. Karena dibulan inilah qt diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan.. Saat ramadhan tiba, akan banyak respon yang berbeda-beda. Ada yang bilang, " yah.. udah mo puasa lagi, cepet banget, perasaan baru kemarin kayak e puasa".. Ada juga " waduh udah bulan puasa,, yang taun lalu aja masih utang"... Ada lagi yang bilang, " merindukan suasana ramadhan, rindu sahur dan berjalan bersama untuk shalat tarawih bareng".. Dibalik semua respon yang ada, ramadhan pastilah memiliki arti. Bulan ramadhan memang akan selalu hadir setiap tahunnya. Ibadah-ibadah akan qt lakukan. Hanya saja, marilah qt merefleksi dalam diri masing-masing. Jangan sampai menganggap itu semua hanya ritual ibadah tahunan saja. Memakn

Kesempatan lebih...

Aku sadar bahwa aku bukanlah orang yang baik apalagi orang yang terbaik daripada yang lain.. Tapi Aku merasa bahwa Aku adalah orang yang beruntung.. Allah memberikan kesempatan untukku Kesempatan untuk berbuat lebih untuk beramal lebih... Insya allah untuk Nya..

AKU, KAMPUS, DAN MASA DEPAN BANGSAKU

Buat kamu yang baru saja meninggalkan bangku sekolah dan menuju kehidupan kampus, inilah saatnya untuk benar-benar membuka mata. “Mahasiswa” predikat itu akan segera melekat pada dirimu. Sudah pasti senang rasanya disebut sebagai mahasiswa. Bayang-bayang tidak lagi memakai seragam sekolah, kuliah, menikmati masa muda, dan bebas melakukan apapun akan terbingkai jelas dalam kepala. Tapi,, apakah hanya itu nilai sebagai mahasiswa? Mahasiswa dipandang sebagai kaum intelektual yang mengeyam pendidikan lebih tinggi dari masyarakat kebanyakan. Maka harapan masyarakat kepada mahasiswa dalam memberikan perubahan dan perbaikan kondisi bangsa sudah pasti ada. Mahasiswa sebagai arsitek peradaban harus mampu merancang dan menawarkan solusi terhadap permasalahan bangsa. Bukan lagi saatnya untuk berkata “Loe..loe.. guwe..guwe..”. Bukan lagi saatnya untuk bersikap acuh tak acuh dengan orang lain. Bukan lagi saatnya apatis dengan kondisi masyarakat sekitar yang memprihatinkan. Karena aksi nyat

INTUISI

Kata yang tiba-tiba tersadarkan olehku.. Bahwa selama ini, intuisi lah yang sering ku pakai.. Intuisi adalah istilah untuk kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Sepertinya pemahaman itu tiba-tiba saja datangnya dari dunia lain dan di luar kesadaran. Setelah mengikuti test STIFIn dan hasilnya adalah Intuiting introvert. Ini sangat mengejutkan untukku.. Tak terduga sebelumnya.. Intuiting Introvert  (Ii) Dalam keseharian profil orang I, sebagai berikut Perhatiannya pada gambaran umum Mengolah informasi berdasarkan intuisi Lebih berminat pada pemahaman imaginatif Abstrak dan teoritis Melihat pola & makna Orientasi pada masa depan Mulai dari mana saja Menyukai kemungkinan untuk berdaya cipta Mengandalkan inpirasi Pola bicara beragam, menggunakan banyak kalimat perbandingan Memiliki pikiran yang berputar namun terpola Figuratif, menggunakan analogi dan metafora Menggunakan bahasa untuk mengekspresikan diri se

KEPAHLAWANAN WANITA MUSLIM

Di antara sejarah kepahlawanan agung Eropa, terdapat suatu kisah seorang wanita yang gagah berani terlibat dalam peperangan melawan Napoleon Bonaparte. Dalam tahun 1808, setelah Napoleon berjaya menawan Portugis dan melantik adiknya Joseph sebagai timbalannya di situ, beliau telah meneruskan perjalanannya ke Spanyol. Satu pertempuran yang sengit telah berlaku di Saragossa, ibu negara Aragon. Pihak Spanyol telah mengarahkan seluruh kekuatan tentaranya yang ada. Wanita dan anak-anak juga turut memberi sumbangan kepada negara mereka. Seorang wanita bangsawan bernama Beureta telah mengatur dan mengetuai sekumpulan wanita dan anak-anak dalam membawa makanan kepada askar-askar di medan peperangan tersebut dan membawa pulang mereka yang cedera untuk dirawat. Disini jugalah telah muncul seorang srikandi bernama Augustina Saragossa. Pada suatu hari ketika beliau sedang menjalankan tugas membawa makanan untuk seorang askar yang tiba-tiba sebutir peluru telah menembus tubuh seorang askar yang