Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Pernikahan Impianku: Islamic Wedding

Aku tak tau kapan dia, sang belahan jiwa kan hadir,, Aku tak tau kapan hari bahagia itu akan datang,, Tapi,, aku yakin semua kan begitu indah,, Bila direngkuh dengan ketentuanNya... Tema pernikahan selalu menarik apalagi bagi kita nih para single bahagia (ga mau mah kalau dipanggil jomblo ,, hehe). Walaupun belum ada calon dan belum tau kapan bakal nikah, ngga da salahnya kan nulis tentang konsep pernikahan impian. Dari dulu cuma ada di angan-angan, belum pernah ditulisin. Nah, mumpung ada GIVEAWAY: Konsep Pernikahan Impian dari teh Tetty, ya sekalian aja ditulisin..  Aku ingin pernikahan ku dibalut dengan suasana islami. Yup, konsep pernikahan yang aku impikan adalah   Islamic Wedding.  S ebagai seorang muslim yang mengikuti tuntutan islam, pernikahan islami harus diusahakan. Biasanya orang-orang hanya akad nikahnya saja yang islami karena itu memang tuntutan syariat islam, lalu selebihnya pelaksanaan resepsinya jauh dari nilai-nilai islam, misal ada acara dangdutan, joget, r

Muffin Vanila

satu cup muffin vanila kupilih untuk merayakan hari ini walaupun bukan dalam arti benar-benar merayakan mungkin untuk pengingatan dan  rasa syukur atas nikmatNya hingga sampai pada usia kini... "kamu ingin hadiah apa?" pertanyaan yang aku bingung jawabnya mungkin karna bukan materi yang ku inginkan "ga usah dikasih hadiah pak, buk" aku juga sudah lupa kapan terakhir kali aku dapat hadiah ultah dari mereka momen seperti ini bukan lagi momen sukacita seperti momen biasa, hanya mengingat saja  bahwa aku dilahirkan hari ini selebihnya, ini adalah momen introspeksi diri dan, doa-doa yang terus aku panjatkan padaNya Dia Maha Tahu apa yang ada dalam hatiku Dia Maha Tahu apa yang ku mau... happy birthday Lia _02 maret_

Tahun Baru

Gegap gempita orang-orang menyambut tahun baru. Pesta, perayaaan dimana-mana. Bahkan bunyi terompet dan kembang api tak henti-hentinya tadi malam. Aku hanya mendengarkannya saja di balik bilik kamarku. Aku yakin malam tadi begitu ramai. Dan pastinya, jalanan-jalanan di Bandung penuh sesak dengan kendaraan dan orang-orang yang menyambut tahun baru ini. Sementara aku, hanya bisa meringkuk sendiri di kamar. Tak apa. Hmm,, aku hanya flat-flat saja menanggapi tahun baru ini. Tak ada yang spesial karena memang tak ada yang perlu dispesialkan. Sebenarnya inginku cuma satu malam tadi, bisa berkumpul dengan keluarga. Tapi, Aku masih harus bercengkerama dengan soal-soal Ujian Akhir Semester yang belum selesai ku tuntaskan. Tahun baru.. Berarti semakin berkurang jatah hidup di dunia ini. Sementara, apa yang sudah ku lakukan selama ini serasa belum cukup menjadi bekal, jika tiba-tiba dipanggil olehNya. Aku berharap aku masih punya cukup waktu untuk memperbaiki diri. Menghamba kepadaNya. Memi