Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Tentang Masa Depan

waktu kian berputar silih berganti dulu seperti itu lalu menjadi seperti ini sekarang pun juga kan berlalu tak tahu di titik mana perjalanan ini tak tahu di titik mana akhir ini aku bertemu engkau, dia, dan mereka berjalan bersama merangkai indah mimpi saling mengaitkan jemari meneguhkan asa dan janji pun telah ter-ikrar untuk Nya aku adalah aku aku bukan aku yang dulu hidupku kan tetap menjadi milikku pilihanku...

Perjalanan Mencari Inspirasi

@ Curug 7 Bidadari _berharap membaca legenda, tapi tak ku dapati_ coba di itung berapa curug nya? he jalan yang lain _di akhir perjalanan_ merenungi banyak hal mencari inspirasi tanpa batas

Mawar Putih

Secara alami, mawar putih hadir untuk melambangkan sebuah kemurnian, kepolosan, dan kerahasiaan.  Awal tradisi mawar putih digunakan sebagai simbol cinta sejati, sebuah asosiasi yang kemudian menjadi ciri khas mawar merah. Namun, meskipun demikian mawar putih tetap terus bertahan dan mempertahankan simbolisme kemurnian mawar. Mawar putih sekarang digunakan untuk mengungkapkan sejumlah sentimen yang berbeda.  Mawar putih juga dikenal sebagai bunga pengantin, mawar putih adalah bunga pernikahan tradisional. Dalam hal ini, bunga mawar putih adalah representasi dari persatuan, kebajikan, dan kemurnian dari ikatan baru dari cinta. Mawar putih juga merupakan simbol untuk cinta muda, yang semakin memperkuat asosiasi, dan membuat mereka sangat cocok untuk pernikahan.  Buket mawar putih telah menjadi tradisi sejak pernikahan Ratu Victoria di tahun 1840. Mawar putih adalah “ratu” dari buket bunga pengantin.  Pengantin wanita yang membawa mawar putih bermakna ia berusaha meyakinkan pasa

SEBUAH KEBETULAN

Kebetulan... Tanpa disengaja aku bertemu dengan seseorang, menemukan sesuatu dan melakukan sesuatu tanpa diduga, tidak pernah kurencanakan. Kebetulan! Kebetulan adalah suatu kejadian yang tidak disegaja, tidak diduga dan tidak direncanakan kejadiannya. Dari sini akan muncul berbagai reaksi/respon individu, karena kebetulan itu sendiri adalah aksi/stimulus mono yang menghasilkan multiple respon. Suatu proses kebetulan (stimulus) yang sama akan menghasilkan respon yang berbeda pada tiap-tiap individu. Bahkan pada individu yang sama, ruang dan waktu (factor environments) turut mempengaruhi respon yang dihasilkan. Seringkali dikatakan bahwa kebetulan itu tidak disadari kejadiannya. Sehingga menjadi wajar apabila individu yang mengalami kebetulan ini, reaksi pertama yang terjadi adalah kaget (terkejut). Pertanyaannya sekarang, apakah kebetulan itu berasal dari alam tak sadar manusia? Karena manusia tidak menyadari akan kejadian yang terjadi, tiba-tiba saja terjadi. Menurut Sigmund Freu

Tempat yang Ingin Ku Tinggali [Kelak]

Pegunungan yang hijau Udara yang menyejukkan kalbu Hawa dingin yang menentramkan Kabut yang mungkin silih berganti Tapi tak kan selamanya menutupi keindahannya Ingin ku bisa melihat hamparan bunga dengan segala warna-warninya           Dan rumahku.. Rumah kayu yang indah, sederhana, dan nyaman Cahaya matahari akan dengan mudahnya mengisi setiap sudut rumah dari kisi jendela dan kaca Setiap hari, saat membuka mata Udara sejuk akan mengisi setiap rongga dada Kicauan burung terdengar bersaut-sautan dan suara gemericik air tak kalah ikut dalam melantunkan senandung alam Di sinilah kelak, ingin ku mendapat berbagai inspirasi, mengabdi, mendidik, memberikan cinta, mencoba berbuat lebih, dan tentunya mensyukuri setiap nikmat yang diberikan oleh Nya...,