Langsung ke konten utama

Panen Doa











Tradisi sungkeman selalu menjadi hal penting saat lebaran. Sungkeman dari yang muda kepada yang tua. Ini bukanlah hanya tentang tradisi, melainkan juga wujud kasih sayang. Bagaimana tidak,, saat sungkeman itu akan membuat kita menjadi semakin dekat, semakin sayang, dan memahami begitu berharganya memiliki orang-orang yang menyayangi kita.

Saat tangan berjabat,, saat pelukan hangat terasa,, begitu juga dengan untaian kata maaf dan doa yang teriring. Ya,, doa.. Entah ada berapa banyak doa yang diberikan kepada kita dari orang tua kita, kakek nenek kita, sesepuh kita, kerabat kita sangat kita menghampiri mereka dan sungkem ke mereka. Doa yang pastinya lebih berharga dari uang yang mungkin kita terima saat lebaran.

Ya, bisa dibilang saat lebaran itu adalah saat kita panen doa. Bahagia dong pastinya saat ada banyak orang yang mendoakan kita. Apalagi kalau doa itu memang benar-benar kita harapkan. Doanya pun bermacam-macam. Doa agar kita selalu diberi keselamatan, doa agar menjadi anak yang shaleh/shalehah, doa agar sukses sekolahnya atau usahanya, sampai doa agar segera mendapatkan jodoh.

Amin,,, Amin,,, Amin...

Dan kata itulah yang kemudian kan meluncur dari bibir kita. Agar terkabulkan segala doa. Agar Allah memberikan yang terbaik untuk kita, begitupun dengan orang yang telah mendoakan kita..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Saya?

Sore ini mendengarkan sebuah tulisan dari ustadz Cahyadi saat dibacakan oleh saudariku.. Memberi hikmah dan inspirasi.. Ini yang teringat: Ada seorang petenis kulit hitam bernama Arthur Ashe. Sang Juara Wimbledon. Pada suatu tahun (lupa tahunnya) ia terkena serangan jantung dan mengharuskannya operasi. Setelah opersai bukannya sembuh, tetapi ia malah terinfeksi HIV melalui tranfusi darah yang diterimanya. Suatu ketika ia mendapat surat dari penggemarnya, "mengapa Tuhan memilihmu menderita penyakit itu?" Ia menjawab, "di dunia ini ada 50 juta anak ingin bermain tenis, 5 juta orang bisa bermain tenis, 500ribu orang belajar menjadi pemain profesional, 50ribu bertanding di arena, 5ribu mencapai turnamen, 50 orang sampai ke wimbledon, 4 orang bermain di semifinal, 2 orang bertanding di final" Saat Ashe mengangkat trofi wimbledon, ia berujar, "saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan: Mengapa Saya? Jadi ketika saya sakit, tidak seharusnya juga saya bertan...

Belajar dari Shahabiyah __#part 1

Kami Berbaiat kepada Nabi Kita menyaksikan sejarah keterlibatan Ummu Imarah binti Ka'ab, seorang perempuan Banu mazin, dan Asma' binti Amr bin Adi, perempuan dari Bani Salamah, dalam baiat Aqabah kedua bersama 73 kaum laki-laki. Bai'at Aqabah kedua terjadi pada malam hari di lembah Aqabah, berisi janji setia 75 sahabat Yastrib kepada Rasul saw. Mereka berjanji untuksenantiasa mendengar dan taat, berinfaq di waktu sempit maupun lapang, untuk senantiasa melakukan amar ma'ruf nahi munkar, untuk berjihad di jalan Allah dan tidak takut celaan orang yang mencela, serta senantiasa membela Nabi saw. Dalam kitab manhaj Haraki, baiah ini merupakan persiapan pembentukan negara. Setelah itu, kita juga mendapatkan kisah perempuan-perempuan mu'minat berbaiat kepada Rasul saw sesuai dengan perintah Allah Ta'ala: "Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia (baiat) bahwa mereka tidak akan mempersekutukan se...

Impian..[Kan terus terasa Indah]

Merangkai mimpi... Setiap orang pasti pernah melakukannya kan.. Jadi teringat dahulu ketika masih anak-anak. Ketika ditanya,"nanti kalau udah besar mau jadi apa?" Dan ku jawab, "mau jadi dokter".. Sambil membayangkan memakai baju putih, stetoskop terkalung di leher, sedang memeriksa pasien. hmm.. :) Seiring berjalannya waktu, cita-cita kadang silih berganti karena teman dan lingkungan. Walaupun begitu dokter masih menjadi angan-angan yang menyenangkan. Allah ternyata punya kehendak lain. Angan-angan itu tak akan mungkin kesampaian. Namun, Allah mengirimkan impian yang lain. Yang mungkin itu yang terbaik. Mimpi besar ku: 1. Mendirikan sekolah yang 'keren' buat anak-anak tidak mampu dan anak-anak jalanan. Jalan bagi mereka menggapai mimpi mereka, tuk menjadi lebih baik. 2. Menjadi menteri pendidikan..  semoga Allah mengabulkan.. Amin Inginku,, impian ku tidak hanya milikku. Dan bukan sebuah egoisme sendiri akan mimpi itu. Tapi mimpi ini semoga ...